Monday, 10 October 2016

Berfikir Sendiri

Berfikir sendiri, maksudnya adalah, aku berfikir sendiri, bercakap-cakap dengan diriku sendiri. Bukan berfikir sendiri dalam artian aku berfikir untuk sendiri atau aku berfikir secara otomatis. Paham ya..

Jadi aku sedang dalam masa-masa berfikir sendiri. Tapi ruwet sekali isi pikiranku ini. Sehingga menjadi tidak fokus dan tidak solutif dan malah kadang aku lebih memilih untuk melakukan hal-hal yang lain di luar yang "seharusnya" aku lakukan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di kepalaku ini. Aku malah menghabiskan waktu untuk melakukan hal-hal yang aku suka seperti membaca novel, merapikan rumah dan membungkus karton-karton bekas dengan kertas kado serta syuting film...heuh...

Apa yang aku pikirkan sebenernya sehingga segitu ruwetnya kurasa?

Yang pertama soal bisnis aku (kalian pasti tau lah aku bisnis apa), nah aku entah mengapa jadi malas sekali mengerjakan bisnisku ini. Tapi di sisi lain aku merasa bersalah kepada tim di jaringanku kalau tiba-tiba aku berhenti. Tapi aku sendiri susah membangunkan semangatku sendiri.. Yah pokoknya begitu intinya ya...Jadi intinya gabungan antara rasa malas, tidak enak hati dan rasa bersalah.. (Maafkan aku ya teman-teman yang baik,,selamat berjuang, kalau kalian tidak berhenti, aku yakin kalian akan sukses :))

Perlu dicatat, kemalasanku bukan disebabkan karena bisnisku itu abal-abal, menipu atau money game dan sebagaianya,,sama sekali bukan. Bisnis yang aku ikutin itu beneran bisnis, modalnya kecil, kerjanya itu-itu aja, tetapi beneran kok bisa memberi penghasilan,,, Jadi clear ya, masalahnya ada di aku yang mulai gak jelas, bukan bisnisku..

Yang kedua, aku masih punya keinginan untuk punya kegiatan yang menghasilkan, di luar kegiatan sehari-hariku ngantor... (pasti kamu mau bilang, yaudah sih, terusin bisnismu yang sekarang...) Masalahnya, sama bisnisku yang sekarang aku udah di masa-masa "capek"... Kalo ngomongin capek, sebenernya itu hanya masalah cinta..mungkin karena aku sudah nggak cinta, jadi ngerasa capek.. Iya kan? Coba kalo cinta, diajak kemanapun hayuk,,,dimintain tolong apapun hayuk,,capeknya gak dirasa Iya kan? #eleuh...

Dan karena keinginanku itu, aku berusaha mencari-cari kegiatan lain yang sekiranya aku bisa cintai...
Bisa ditebak, sampai saat ini belum ketemu kegiatan yang memenuhi kriteriaku itu,,hahahahahahahahaa

Yang ketiga, aku mau punya rumah yang rapi jali, yang kayak dishare di sosmed-sosmed, blog blog, pokoknya yang kliatan rapi bener dan keliatannnya nyaman ditinggali. Soalnya selama ini aku ngerasa rumahku berantakan banget,,dan selama ini aku gak menyisihkan waktu untuk mengatasinya..

Dan aku ngerasa itu harus segera aku benahi...

Yang keempat dan seterusnya rasanya bakalan panjang banget kalo aku ceritain,,apalagi kalo udah urusan menurunkan berat badan #sigh #usapairmata #elusdada #gaenakmakan #pengentidurdanbangunnyaudahlangsing #mulaibermimpi #kapandiet #gakuatnahanlapar #maukondanganbajunyagakmuat #menangissetiapkalibercermin

Intinya aku sedang galau,,,

Sekian.

Tuesday, 16 August 2016

Save Dulu

Pengen ikut-ikutan lomba menulis lagi...

So loooonggg time ago banget kayaknya gue berhubungan dengan dunia tulis menulis,,fyuhh,,, And i'm missing that...

Simpen dulu yang mau diikutin ah :

Dies Natalies kampus saya tercinta, UT : http://www.ut.ac.id/2016/dies/lomba-blog/

Lomba Blog SMSBunda : http://www.gandjelrel.com/2016/06/lomba-blog-sms-bunda.html

Lomba Ngomongin Tetangga : http://riverpost.id/lomba-menggunjing-tetangga/

Lomba Kemenag : http://infosayembara.com/info-lomba.php?judul=lomba-foto-dan-cerpen-kemenag-2016-berhadiah-total-200-juta-rupiah

Lomba Cerpen Femina : http://infosayembara.com/info-lomba.php?judul=sayembara-cerpen-cerber-femina-2016-2017-berhadiah-total-puluhan-juta-rupiah


Thursday, 11 August 2016

Review : The One Loose Powder

Sebagai seorang dengan kulit yang sangat berminyak, saya memilih bedak tabur sebagai kosmetik sehari-hari. Konon kabarnya, bedak tabur memiliki sifat menyerap minyak lebih baik dibanding bedak padat.
Kali ini saya akan menceritakan bedak tabur yang terakhir saya coba, yaitu The One Loose Powder :)
Komposisi :
TALC, ZEA MAYS STARCH, KAOLIN, NYLON-12, BORON NITRIDE, LAUROYL LYSINE, ZINC STEARATE, SODIUM POTASSIUM ALUMINUM SILICATE, DIMETHICONE, SILICA, TOCOPHERYL ACETATE, METHYLPARABEN, PROPYLPARABEN, SODIUM HYALURONATE, IMIDAZOLIDINYL UREA, CI 77492, CI 77491, CI 77891, CI 77499

Varian warna ada 3 yaitu translucent, light dan medium :). Saya gunakan yang medium.

Kesan pertama saya adalah bubuk bedak ini lembut sekali. Begitu tepuk ke wajah menggunakan puff, rasanya ringan dan langsung menyatu dengan kulit. Terlihat bagus, kilap langsung hilang dan wajah tampak lembut dan bagus... Pokoknya manteeppp..

Bahkan menurut saya, bedak tabur yang ini lebih bagus dari bedak tabur yang seri Giordani Gold punya Oriflame yang lain, padahal harganya lebih mahal. The One ini harganya 199.000 sedangkan yang dari seri Giordani Gold bedak taburnya harganya 299.000 :)

Kelebihan : Lembut, wanginya hampir tidak ada, menyatu dengan kulit, cocok untuk kulit saya yang berminyak dan sensitif
Kekurangan : Bentuknya bubuk jadi berjatuhan ketika pemakaian,hehe..

Repurchase? YES!

Review : Optimals Cleansing Gel Oily Skin

Selamat siang teman-teman,

Kali ini saya mau menuliskan review facial wash andalan saya. Namanya Optimals Cleansing Gel Oily Skin. Ini adalah pembersih muka pertama yang begitu saya coba, saya merasa, wah,,lembut banget,,enak banget,,rasanya bersih,,dst dst...
Cleansing Gel ini komposisinya adalah sebagai berikut :
AQUA, SODIUM LAURETH SULFATE, COCO-GLUCOSIDE, GLYCERIN, COCAMIDOPROPYL BETAINE, GLYCERYL OLEATE, POLYSORBATE 20, CITRIC ACID, PARFUM, IMIDAZOLIDINYL UREA, PEG-150 PENTAERYTHRITYL TETRASTEARATE, SODIUM BENZOATE, PEG-6 CAPRYLIC/CAPRIC GLYCERIDES, PEG-7 GLYCERYL COCOATE, SODIUM CHLORIDE, RUMEX OCCIDENTALIS EXTRACT, HYDROLYZED CRANBERRY FRUIT/LEAF EXTRACT, PHENOXYETHANOL, ETHYLHEXYLGLYCERIN

Cara pemakaian :
Cuci tangan, ambil satu pump saja (ketika awal pemakaian, saya sempat ragu kalo satu pump saja cukup,,hehehe) busakan, lalu ratakan ke wajah. Bilas sampai bersih.

Harga cleansing gel ini dengan volume 200ml adalah Rp 139.000 (bisa diskon 23% jika kamu adalah member Oriflame).

Yang saya rasakan setelah saya mencuci wajah dengan gel ini adalah rasa bersih dan segar. Setelah semingguan, saya merasa kulit saya lebih bersih dari sebelumnya. Dan ini adalah produk pembersih wajah pertama yang tidak menimbulkan efek buruk di wajah saya. Sebelumnya, ketika saya mencoba produk pembersih wajah, sehari atau dua hari pasti akan muncul efek entah itu bruntusan, kelupas atau gatal-gatal, dan dengan produk ini semua masalah itu tidak ada.

Kelebihan : Lembut, tidak banyak busa dan irit pemakaian, wanginya lembut dedaunan.
Kekurangan : Harganya agak mahal

Repurchase? YES, Pasti :)

Friday, 29 July 2016

Baca Dulu

Anak saya dua, cowok semua, Inas dan Hafi, usia 5 tahun dan 3 tahun.

Suatu hari, mereka dikasih sekantong permen yupi oleh salah satu saudara kami. Mereka dengan lahapnya memakan permen-permen itu sampai masing-masing habis 2 bungkus. Kami pun dengan sigap segera menghentikan kegiatan menghabiskan permen-permen itu, dengan mengatakan bahwa makan permen banyak banyak itu tidak baik untuk kesehatan dan seterusnya dan seterusnya...

Dan....

Menurut kamu, apakah mereka mau mendengar tentang fakta bahwa permen tidak baik untuk kesehatan? NO

Dan akhirnya ayahnya ngomong, "Coba sini ayah baca tulisannya", sambil mengambil salah satu bungkus permen itu.

"Untuk dimakan besok. Tuh tulisannya begitu mas, ini permennya untuk dimakan besok", katanya dengan mimik datar dan serius sekali.

Inas dan Hafi pun menatap ayahnya dengan serius.

"Oh, itu buat besoookk. Itu buat besok, Hafi,,,ada tulisannya!", sahut Inas sambil memasukkan permen itu ke kantong celananya.

Malam itu, sebelum tidur Inas mengeluarkan permen itu sambil berbisik ke saya, "Untuk dimakan besok. Ini bolehnya dimakan besok ya bunda?"

"Iya nak, disimpen yaa"

Dan Inas pun tidur dengan mengantongi sebungkus permen yupi.

Pagi harinya, mata baru melek itu bocah ganteng mbangunin saya sambil ngomong, "Bunda, ini sudah pagi? Permennya boleh dimakan?"

Hahahahahahahahahahahahaha,,omaigaaaaaaatttt...

Setelah itu setiap ada hal-hal yang sekiranya kami perlu untuk membatasi, kami memakai trik "Baca dulu" itu. Dan one day, ada teman kantor saya yang memberikan sekotak wafer coklat. Kira-kira isinya ada 24 bungkus wafer.

Hafi semangat banget memakan satu per satu wafer sampai habis 4. Duh! Lalu ayahnya bilang, "Eh, coba dibaca dulu. *Anak kecil tidak boleh makan coklat banyak-banyak*. Tuh fi, gak boleh banyak-banyak makannya. Udah disimpan"

"Ada tulisannya? Mana Hafi mau baca. *Anak kecil tidak boleh makan banyak-banyak*. Tiga aja, ayah?"

Dan kotak wafer itupun masuk ke kulkas.

Besoknya, si Hafi udah mulai makan lagi wafer-wafer. Inas (ga bisa ikutan makan karena alergi susu sapi) mengingatkan adiknya, "Hafi jangan banyak-banyak, ada tulisannya itu".

Lalu Hafi menjawab, "Ini gak boleh buat Inas, nih ada tulisannya *Ada susunya, Inas tidak boleh*"..

Hahahahahahahaha....Udah bisa ngarang tulisan sendiri di Hafii,,,hahahahaha

Thursday, 4 February 2016

Aroma Teh 999 Rebus

Pernah merebus teh? Kalau yang merek 999?

Hehehehehe...

Saya cuma mau bercerita, dahulu kala, sewaktu saya masih usia SD, di sekolah saya diberi tugas tambahan oleh kepala sekolah, yaitu membuatkan teh untuk bapak dan ibu guru di sekolah saya.

Jadi setiap pagi, sekitar jam 7 saya akan ke dapur sekolah, menyalakan kompor, merebus air kemudian membuat teh dengan cara merebus tehnya.

Teh yang terkenal dulu di kampung saya adalah teh cap 999. Aroma teh rebus sungguh melekat di kepala saya. Begitu juga aroma butiran gula pasir beradu dengan air teh panas.

Selain di sekolah, di rumah ibuk selalu menyiapkan cangkir besar buat bapak. Isinya 2, satu gelas besar teh dan satu gelas kecil kopi. Kopi sih tidak setiap hari, hanya jika bapak meminta, sedangkan teh, selalu ada siap minum kapanpun bapak mau.

Teh untuk bapak disajikan di gelas besar (seperti gelas bir kalo kalian jalan ke supermarket atau swalayan yang menjual gelas), dan akan diisi ulang setiap kali habis. Tehnya ya itu, teh 999.

Saya masih bisa membayangkan, gelas teh itu berada di atas buffet di rumah masa kecil saya. Saya masih ingat aromanya yang wangi.

Saya juga masih jelas terbayang bagaimana saya mencabuti sumbu kompor di sekolah saat air rebusan teh tidak juga mendidih, yang ternyata penyebabnya adalah sumbu kompornya kependekan. Saya masih ingat bagaimana saya mencari-cari kayu kecil (terkadang malah nyobekin triplek yang jadi pembatas ruang kelas) untuk menyalakan kompor. Hihihihi.Dan aroma api kompor itu pelan-pelan berubah menjadi aroma wangi teh.

Sahabat saya biasanya yang mambantu saya menyiapkan teh untuk guru-guru ini,,hehe. Nama panggilannya Nina, teman sebangku sejak TK,,wkwkwkwkwk..

Sekarang dia juga udah punya suami dan anak. Tinggal di kampung masa kecil kami. Dan saya, saya sekarang tinggal di Tangerang. Orang-orang di kampung menyebut saya tinggal di Jakarta. Kota yang katanya enak, nyaman dan banyak uang...dan saya masih mengenang aroma teh itu, teh 999.


Update :

Ternyata tidak cuma saya yang masa kecilnya dihiasi aroma teh 999...ini juga :

https://theyosodihardjo.com/2011/06/25/teh999/
http://kedai-teh-laresolo.blogspot.co.id/2014/05/tradisi-minum-teh-keluarga-saya.html

Tuesday, 1 December 2015

Ketika Ibumu Pergi

Ketika ibumu pergi, kamu akan sadar, bahwa dalam semua detail hidupmu ada jejak ibumu...

Saat melihat jerawat di wajahmu, kau akan ingat bahwa ibumu benar-benar ikut sedih melihat jerawatmu yang tak kunjung sembuh saat kamu remaja dulu

Saat makan ikan, kau akan ingat masakan ikan apa yang sering ibumu buat dulu

Saat melihat sudut-sudut rumah, kamu akan ingat ibumu pernah duduk termenung disana

Saat hujan, kamu akan ingat semasa kecil ibumu membuat makanan hangat untukmu dan kakak adikmu ketika hujan turun

Saat mengajari anakmu menyanyi, kamu akan ingat dulu ibumulah yang mengajarimu menyanyikan lagu-lagu

Saat melihat pedagang bakso, kamu akan ingat bahwa ibuku adalah salah satu penggemar bakso

Saat berniat membeli mobil, kamu akan ingat bahwa ibumu selalu mendoakan supaya suatu saat kamu bisa membeli mobil

Saat bangun tidur kamu akan ingat, ketika terbangun di rumahmu dulu, ibumu sudah siap dengan sarapan yang tinggal kau santap


Ketika ibumu pergi, kamu akan sadar, bahwa kasih sayang anak itu tidak bisa dibandingkan dengan kasih sayang seorang ibu

Kamu akan sadar bahwa kamu sudah terlalu pelit kepada ibumu selama beliau masih hidup

Kamu akan sadar bahwa ibumu tidak pernah menghitung pemberiannya kepadamu dari kamu lahir sampai detik ini

Kamu akan sadar bahwa ibumu selalu mementingkan kepentingan anaknya daripada dirinya sendiri

Kamu akan sadar bahwa ibumu, bagaimanapun selalu memikirkan anak-anaknya

Dan kamu akan sadar, bahwa kasih sayang anak kepada ibunya tidaklah sebanding...


Ketika ibumu pergi, kamu akan kehilangan banyak hal,

Yang kecil, tapi tidak akan hilang bekasnya sampai kapanpun

Rasa masakan rumahan yang dimasaknya untukmu

Rasa kue-kue kecil yang dibuatnya untukmu

Hangat peluknya saat kamu demam dulu

Merdu suaranya saat membangunkan kamu

Lembut sentuhannya saat membelai rambut dan kepalamu

Rasa geli kepalamu saat bedara diantara kedua kakinya sewaktu kamu dicebokin semasa kecil dulu

Bahkan rasa jamu pahit yang dicekokin ibu saat kamu tidak mau makan dulu


Saat ibumu pergi, kamu akan sangat merasa rindu

Rindu yang sangat dalam

Dan tidak akan berbalas :,)

Maka sebelum ibumu pergi,
Berikan yang terbaik dan terbesar yang kamu bisa...

*Untuk ibuku, yang sudah pergi 18 Oktober 2015. Rinduku padamu tidak akan berhenti,,sampai detak jantungku sendiri yang berhenti pada saatnya nanti.