Selamat pagi sahabat Efbi,
Pagi ini ada kisah menarik, inspiratif dan sangat patut dicontoh oleh kita semua :), cerita itu muncul di timeline saya, tulisan dari akun fb yang bernama Erick Setiyawati, judulnya SIMBOK.
Selamat membaca..
S I M B O K
"Mbok, kita kan sekarang cuma tinggal berdua, kenapa simbok tetap masak segitu banyak? Dulu waktu kita masih komplet berenam aja simbok masaknya selalu lebih. Mbok yao dikurangi, mbook...ben ngiriit.." kataku dg mulut penuh makanan masakan simbokku siang ini: nasi liwet anget, sambel trasi beraroma jeruk purut, tempe garit bumbu bawang uyah, sepotong ikan asin bakar, dan jangan asem jowo. Menu surga bagiku.
Sambil membenahi letak kayu2 bakar di tungku, simbok menjawab, "Hambok yo ben toooo..."
"Mubazir, mbok. Kayak kita ini orang kaya aja.." sahutku.
"Opo iyo mubazir? Mana buktinya? Ndi jal?" tanya simbok kalem. Kadang aku benci melihat gaya kalem simbok itu. Kalo sudah begitu, ujung2nya pasti aku bakal kalah argumen.
"Lhaa itu?, tiap hari kan yo cuma simbok bagi2in ke tetangga2 to? Orang2 yg liwat2 mau ke pasar itu barang??" aku ngeyel.
"Itu namanya sedekah, bukan mubazir.. Cah sekolah kok ra ngerti mbedakke sodakoh ro barang kebuang.."
"Sodakoh kok mban dino?! Koyo sing wes sugih2o wae, mbooook mbok!" nadaku mulai tinggi.
"Ukuran sugih ki opo to, Kir?" Ah, gemes lihat ekspresi kalem simbok itu!
"Hayo turah2 leh duwe opo2..Ngono we ndadak tekon!"
"Lha aku lak yo duwe panganan turah2 to? Pancen aku sugih, mulo aku iso aweh...". Tangannya yg legam dg kulit yg makin keriput menyeka peluh di pelipisnya. Lalu simbok menggeser dingkliknya, menghadap persis di depanku. Aku terdiam sambil meneruskan makanku, kehilangan selera utk berdebat.
"Le, kita ini sudah dapat jatah rejeki masing2, tapi kewajiban kita kurang lebih sama: sebisa mungkin memberi buat liyan. Sugih itu keluasan atimu untuk memberi, bukan soal kumpulan banda brana. Nek nunggu bandamu mlumpuk lagek aweh, ndak kowe mengko rumongso isih duwe butuh terus, dadi ra tau iso aweh kanthi iklas. Simbokmu iki sugih, le, mban dino duwe pangan turah2, dadi iso aweh, tur kudu aweh. Perkoro simbokmu iki ora duwe banda brana, iku dudu ukuran. Sing penting awake dewe iki ora kapiran, iso mangan, iso urip, iso ngibadah, kowe podo iso sekolah, podo dadi uwong.. opo ora hebat kuwi pinaringane Gusti Allah, ingatase simbokmu iki wong ora duwe tur ora sekolah?", simbok tersenyum adem.
"Iyo, iyoooooh.."
"Kowe arep takon ngopo kok aku masak akeh mban dino?"
"He eh."
"Ngene, Kir, mbiyen simbahmu putri yo mulang aku. Jarene: "Mut, nek masak ki diluwihi, ora ketang diakehi kuwahe opo segone. E....mbok menowo ono tonggo kiwo tengen wengi2 ketamon dayoh, kedatangan tamu jauh, atau anaknya lapar malam2, kan paling ora ono sego karo duduh jangan..".. ngono kuwi, le. Dadi simbok ki dadi kulino seko cilik nyediani kendi neng paran omah kanggo wong2 sing liwat, nek mangsak mesti akeh ndak ono tonggo teparo mbutuhke. Pancen niate wes ngunu kuwi yo dadi ra tau jenenge panganan kebuang2... Paham?"
Aku diam. Kucuci tanganku di air baskom bekas simbok mencuci sayuran. Aku bangkit dari dingklikku di depan tungku, mengecup kening keriput simbokku, trus berlalu masuk kamar.
Ah, simbok. Perempuan yg ngga pernah makan sekolahan dan menurutku miskin itu hanya belajar dari simboknya sendiri dan dari kehidupan, dan dia bisa begitu menghayati dan menikmati cintanya kepada sesamanya dg caranya sendiri. Sementara aku, manusia modern yg bangga belajar kapitalisme dgn segala hitung2an untung rugi, selalu khawatir akan hidup kekurangan, lupa bhw ada Tuhan yang menjamin
hidup setiap mahluk yg bernyawa. Simbokku benar: sugih itu kemampuan hati utk memberi utk liyan, bukan soal mengumpulkan utk diri sendiri.
Thursday, 17 November 2016
Wednesday, 16 November 2016
Dongeng Anak : Kuca dan Kuci
Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah dua ekor kucing yang sangat besar. Kuca dan Kuci namanya. Kuca adalah seekor kucing hitam dengan mata kuning menyala, gigi yang tajam dan cakar yang panjang-panjang. Suaranya besar menggelegar,, "Graaaawwwwwww!!!"
Sedangkan Kuci, Kuci adalah seekor kucing putih belang-belang cokelat yang manis dan lucu. Hidungnya mungil merah jambu, gigi-giginya kecil-kecil berbaris rapi dan cakarnya lembut seperti bulu. Suara Kuci lembut seperti anak kucing yang lucu, "Miauuww..."..
Kuca dan Kuci suka jalan-jalan. Terkadang mereka jalan-jalan sampai ke rumah-rumah penduduk. Biasanya mereka jalan-jalan di malam hari. Kuci suka bermain dengan anak-anak yang baik, yang tidak suka marah-marah, tidak suka nakal dan tidak sering menangis tanpa alasan. Kuci suka bermain dengan mereka tanpa takut terluka karena gigi-gigi dan cakarnya yang lembut.
Sedangkan Kuca, senang sekali mendengar suara anak-anak yang sedang marah dan juga menangis. Kalau mendengar suara anak-anak yang berteriak-teriak marah, atau ada anak yang menangis, Kuca akan menghampiri rumah dimana suara itu berasal. Dia menunggu untuk bisa masuk dan menemani anak yang sedang marah dan menangis tersebut. Awas hati-hati! Cakar dan gigi Kuca tajam! Hiiii...
Kamu lebih suka mana? Kuci atau Kuca? Yang punya gigi dan kuku lembut atau yang tajam?
Apakah kamu sering mendengar suara-suara di malam hari ketika kamu rewel dan menangis kencang-kencang?
Mungkin itu suara Kuca yang sedang menunggu di luar kamarmu.
Apakah kamu sering mendengar suara-suara gemeresak ketika kamu bangun malam dan tidak menangis dan tidak rewel?
Mungkin itu suara Kuci yang menunggu untuk bermain denganmu.. :)
The End
-----------------------------------------------------------------------------------
Kuca dan Kuci ini adalah dongeng pertama yang kukarang untuk Upin Ipin,,haha (Upin Ipin itu sebutan sayangku untuk kedua bocah laki-lakiku tersayang).
Aku mengarangnya begitu saja dan dengan sekali itu aku ceritakan, ternyata mereka suka dan tertanam di pikiran mereka.
Besoknya ketika Upin atau Ipin ada yang rewel atau menangis dan marah-marah tidak jelas, maka kakak/adiknya biasanya akan bilang, "Jangan nangis/marah-marah Hafi/Inas,,nanti ditemenin Kuca loohh...", dan ajaib! Mereka biasanya langsung kembali jadi anak manis,,
:)
Sedangkan Kuci, Kuci adalah seekor kucing putih belang-belang cokelat yang manis dan lucu. Hidungnya mungil merah jambu, gigi-giginya kecil-kecil berbaris rapi dan cakarnya lembut seperti bulu. Suara Kuci lembut seperti anak kucing yang lucu, "Miauuww..."..
Kuca dan Kuci suka jalan-jalan. Terkadang mereka jalan-jalan sampai ke rumah-rumah penduduk. Biasanya mereka jalan-jalan di malam hari. Kuci suka bermain dengan anak-anak yang baik, yang tidak suka marah-marah, tidak suka nakal dan tidak sering menangis tanpa alasan. Kuci suka bermain dengan mereka tanpa takut terluka karena gigi-gigi dan cakarnya yang lembut.
Sedangkan Kuca, senang sekali mendengar suara anak-anak yang sedang marah dan juga menangis. Kalau mendengar suara anak-anak yang berteriak-teriak marah, atau ada anak yang menangis, Kuca akan menghampiri rumah dimana suara itu berasal. Dia menunggu untuk bisa masuk dan menemani anak yang sedang marah dan menangis tersebut. Awas hati-hati! Cakar dan gigi Kuca tajam! Hiiii...
Kamu lebih suka mana? Kuci atau Kuca? Yang punya gigi dan kuku lembut atau yang tajam?
Apakah kamu sering mendengar suara-suara di malam hari ketika kamu rewel dan menangis kencang-kencang?
Mungkin itu suara Kuca yang sedang menunggu di luar kamarmu.
Apakah kamu sering mendengar suara-suara gemeresak ketika kamu bangun malam dan tidak menangis dan tidak rewel?
Mungkin itu suara Kuci yang menunggu untuk bermain denganmu.. :)
The End
-----------------------------------------------------------------------------------
Kuca dan Kuci ini adalah dongeng pertama yang kukarang untuk Upin Ipin,,haha (Upin Ipin itu sebutan sayangku untuk kedua bocah laki-lakiku tersayang).
Aku mengarangnya begitu saja dan dengan sekali itu aku ceritakan, ternyata mereka suka dan tertanam di pikiran mereka.
Besoknya ketika Upin atau Ipin ada yang rewel atau menangis dan marah-marah tidak jelas, maka kakak/adiknya biasanya akan bilang, "Jangan nangis/marah-marah Hafi/Inas,,nanti ditemenin Kuca loohh...", dan ajaib! Mereka biasanya langsung kembali jadi anak manis,,
:)
Tuesday, 15 November 2016
Feeling Unwell
Lagi ngerasa gak oke
Bukan, bukan masalah penampilan,,haha. Just feeling unwell..
Badan rasanya nggak enak banget, meriang-meriang ditambah pegel-pegel trus rasanya pengen tiduuurrr yang nyenyak dan lama..
Badan ini lho rasanya berat (iye, i know,,gue emang gendut,,haha, tapi bukan itu), jadi mau dibawa ngapa-ngapain itu kayak nggak mau..
Feeling lonely?
Enggak sih, apalagi kalo boleh jujur emang lebih kepengen sepi sendiri saat ini,,hahahahaha
Pernah ngerasa begini?
Bukan, bukan masalah penampilan,,haha. Just feeling unwell..
Badan rasanya nggak enak banget, meriang-meriang ditambah pegel-pegel trus rasanya pengen tiduuurrr yang nyenyak dan lama..
Badan ini lho rasanya berat (iye, i know,,gue emang gendut,,haha, tapi bukan itu), jadi mau dibawa ngapa-ngapain itu kayak nggak mau..
Feeling lonely?
Enggak sih, apalagi kalo boleh jujur emang lebih kepengen sepi sendiri saat ini,,hahahahaha
Pernah ngerasa begini?
Monday, 17 October 2016
Lima Tahun dan Dua Puluh Dua Kilogram Yang Lalu
Ini adalah aku
Lima tahun
dan
Dua puluh dua kilogram
yang lalu...
#pernahKurus
#semogaBisaBalik
#akuRapopo
#pentingUntukDisimpan
Lima tahun
dan
Dua puluh dua kilogram
yang lalu...
#pernahKurus
#semogaBisaBalik
#akuRapopo
#pentingUntukDisimpan
Friday, 14 October 2016
Komunitas Tukar Buku
Emang ada komunitas begituan?
Begituan gimana nih? Tukeran buku? Adalah.. gue juga ikutan.
Jadi ini adalah sebuah komunitas yang berisi teman-teman yang suka baca buku, gak harus hobi sih, yang penting suka sama buku,,nggak suka baca juga nggak apa-apa,,hahahaha
Kegiatannya adalah tukeran buku. Iya, sesuai namanya, Kotubu ini kegiatannya tuker-tukeran buku. Jadi setiap bulan, admin akan mengirimkan satu alamat untuk dikirimi buku kepada setiap anggotanya. Alamatnya siapa? Ya alamatnya anggota yang lain, jadi tukeran gitu.
Buku apa yang dikirim? Ya terserah aja sih, asalkan bukan buku pelajaran, jurnal-jurnal, kamus, buku agama,, Tepatnya apa aja yang nggak boleh aku lupa deh..
Ya secara singkat begitu. Kemudian di grup anggota juga bisa sharing buku rekomendasi, bisa sharing info promo buku, pameran buku dan lain-lain, bahkan sharing tempat hang out juga bolehh...intinya percakapan di grup bisa tentang segala macam.
Anggotanya udah banyak?
Sementara ini baru 28 orang yang tergabung di Kotubu. Kalo kamu tertarik mau gabung, hubungi admin ya,,nomornya ada di gambar. Grupnya menggunakan media Whatsapp, udah gitu doang.
Tapi nanti kalo ternyata aku nggak cocok? Yaudah tinggal bilang sama admin kamu mau keluar dari komunitas. Sesimple itu kok..
Ada iuran atau biaya? Iuran tidak ada. Kalo biaya, ya palingan sediakan uang untuk ongkos kirim buku yang akan kamu kirimkan ke anggota yang lain setiap bulannya satu buku,,udah gitu aja..
Buku yang aku terima boleh aku kirim ke orang lain? Boleh banget,,pokoknya suka-suka kamulah mau ngirim buku apa dan yang mana, yang penting layak baca. Kalo nggak suka tinggal diputer lagi,,kalo suka boleh dikeep. Kalo ternyata one day bukumu balik ke kamu lagi? Ya itu namanya reuni,,hahahahaha
Thursday, 13 October 2016
Orang-Orang Hebat
Siapakah orang-orang hebat itu?
Ini adalah penjelasan tentang orang-orang hebat versi aku. Kalo kalian tidak setuju, itu bukan urusan saya lagi,,karena masing-masing masih kita, pasti punya kriteria sendiri....yang...
mungkin akan berubah seiring waktu :)
Oke langsung saja ke daftar orang-orang hebat versi aku ya..
1. Penulis
Bagaimana bisa penulis itu dibilang hebat? Bayangin aja, dia bisa menulis setebal itu, kemudian, dia bisa menciptakan tokoh-tokoh baru, menciptakan pemikiran-pemikiran, menciptakan watak, mencioptakan emosi pembacanya,,belum lagi kalo bukunya science, bisa gitu dia tau hal-hal baru yang fantastic padahal mungkin dia belum pernah mengalaminya sendiri, berarti kan dia cerdas banget dong,,pakai riset segala macem.. Pokoknya hebat deh..
Itu dulu.
Sekarang aku masih berfikir sih kalo penulis itu hebat, tapi ada juga penulis yang biasa saja. Jadi dulu aku menilai semua buku dan tulisan yang aku baca itu hebat semua,,hahahahaha.. Namun sekarang, aku sudah tau, ada juga buku-buku dan atau tulisan yang isinya ternyata aku sudah tau semua,,hahahaha,,artinya, akupun bisa menulis seperti itu.
2. Atlet
Kenapa atlet itu hebat? Ya ampuun,mereka itu lho kayak yang ga ada capeknya. Yang ada semangat dan tenaga, kerja keras untuk menjadi pemenang... Sedangkan aku, melangkahkan kaki di atas treadmill selama 5 menit dengan kecepatan 3 km/jam aja cuma bertahan 5 hari.. hiks
3. Seorang Ibu
Dulu sih aku nggak menganggap seorang ibu itu hebat. Lah coba hebatnya dimana wong kegiatan sehari-harinya cuma masak, ngurus anak dan beberes rumah..itupun kadang masih nyuruh-nyuruh anaknya buat bantuin. Astaghfirulloh al adziiiimm... Ampuni aku ibuuuu...
Padahal ternyata seorang ibu itu kehebatannya luar biasa. Bahkan kalo dibandingkan penulis dan atlet, ibu jauh jauh lebih hebat. Kalo mau bahkan seorang ibu itu bisa jadi ketiga-tiganya sekaligus!! Kurang hebat apalagi.
Seorang ibu memiliki kemampuan hamil dan melahirkan yang saya yakin, jika itu dicobakan ke seorang laki-laki, kayaknya gak bakalan tahan...
Seorang ibu memiliki kasih sayang yang sangat kuat, rela mengorbankan apapun demi anaknya. Kalo dalam film atau buku, kamu bisa lihat bagaimana hebatnya Lily melindungi Harry Potter bahkan ketika dirinya sendiri sudah meninggal.
Allah pun meletakkan surga di bawah telapak kakinya!!
*catatan penting : Tapi ada hal-hal yang aku agak khawatir ketika seorang ibu yang melakukannya, yaitu mengendarai motor. Maaf ya ibu-ibu,,,saya beneran serius berdoa ketika suami saya akan menyalip ibu-ibu yang mengendarai motor dengan lampu sein kanannya menyala sedangkan dia ada di pinggir sebelah kiri!! Astagaaaaaa....
4. Seorang Ayah
Ayah itu adalah pelindung yang paling hebat. Coba tonton film Hours :) Kamu akan mengerti maksudku. Kemudian, seorang ayah itu tanggung jawabnya besar sekali... Tidak cuma dalam hal memberikan kecukupan sandang pangan dan papan, tapi juga menuntun keluarganya ke jalan yang benar sehingga nantinya mereka sekeluarga dapat berkumpul lagi di surganya Allah..
Jika seorang laki-laki mampu menjadi seorang ayah yang baik, maka dia adalah orang yang hebat!
Sementara itu dulu,,hehehehe,,
Ini adalah penjelasan tentang orang-orang hebat versi aku. Kalo kalian tidak setuju, itu bukan urusan saya lagi,,karena masing-masing masih kita, pasti punya kriteria sendiri....yang...
mungkin akan berubah seiring waktu :)
Oke langsung saja ke daftar orang-orang hebat versi aku ya..
1. Penulis
Bagaimana bisa penulis itu dibilang hebat? Bayangin aja, dia bisa menulis setebal itu, kemudian, dia bisa menciptakan tokoh-tokoh baru, menciptakan pemikiran-pemikiran, menciptakan watak, mencioptakan emosi pembacanya,,belum lagi kalo bukunya science, bisa gitu dia tau hal-hal baru yang fantastic padahal mungkin dia belum pernah mengalaminya sendiri, berarti kan dia cerdas banget dong,,pakai riset segala macem.. Pokoknya hebat deh..
Itu dulu.
Sekarang aku masih berfikir sih kalo penulis itu hebat, tapi ada juga penulis yang biasa saja. Jadi dulu aku menilai semua buku dan tulisan yang aku baca itu hebat semua,,hahahahaha.. Namun sekarang, aku sudah tau, ada juga buku-buku dan atau tulisan yang isinya ternyata aku sudah tau semua,,hahahaha,,artinya, akupun bisa menulis seperti itu.
2. Atlet
Kenapa atlet itu hebat? Ya ampuun,mereka itu lho kayak yang ga ada capeknya. Yang ada semangat dan tenaga, kerja keras untuk menjadi pemenang... Sedangkan aku, melangkahkan kaki di atas treadmill selama 5 menit dengan kecepatan 3 km/jam aja cuma bertahan 5 hari.. hiks
3. Seorang Ibu
Dulu sih aku nggak menganggap seorang ibu itu hebat. Lah coba hebatnya dimana wong kegiatan sehari-harinya cuma masak, ngurus anak dan beberes rumah..itupun kadang masih nyuruh-nyuruh anaknya buat bantuin. Astaghfirulloh al adziiiimm... Ampuni aku ibuuuu...
Padahal ternyata seorang ibu itu kehebatannya luar biasa. Bahkan kalo dibandingkan penulis dan atlet, ibu jauh jauh lebih hebat. Kalo mau bahkan seorang ibu itu bisa jadi ketiga-tiganya sekaligus!! Kurang hebat apalagi.
Seorang ibu memiliki kemampuan hamil dan melahirkan yang saya yakin, jika itu dicobakan ke seorang laki-laki, kayaknya gak bakalan tahan...
Seorang ibu memiliki kasih sayang yang sangat kuat, rela mengorbankan apapun demi anaknya. Kalo dalam film atau buku, kamu bisa lihat bagaimana hebatnya Lily melindungi Harry Potter bahkan ketika dirinya sendiri sudah meninggal.
Allah pun meletakkan surga di bawah telapak kakinya!!
*catatan penting : Tapi ada hal-hal yang aku agak khawatir ketika seorang ibu yang melakukannya, yaitu mengendarai motor. Maaf ya ibu-ibu,,,saya beneran serius berdoa ketika suami saya akan menyalip ibu-ibu yang mengendarai motor dengan lampu sein kanannya menyala sedangkan dia ada di pinggir sebelah kiri!! Astagaaaaaa....
4. Seorang Ayah
Ayah itu adalah pelindung yang paling hebat. Coba tonton film Hours :) Kamu akan mengerti maksudku. Kemudian, seorang ayah itu tanggung jawabnya besar sekali... Tidak cuma dalam hal memberikan kecukupan sandang pangan dan papan, tapi juga menuntun keluarganya ke jalan yang benar sehingga nantinya mereka sekeluarga dapat berkumpul lagi di surganya Allah..
Jika seorang laki-laki mampu menjadi seorang ayah yang baik, maka dia adalah orang yang hebat!
Sementara itu dulu,,hehehehe,,
Wednesday, 12 October 2016
Berita Duka
Tadi pagi, masih pagi banget, aku buka facebook. Iseng-iseng aja karena habis nganterin Hafi pup dan aku belum bisa tidur lagi.
Aku baca salah satu friend aku di facebook ditag oleh kawannya, dimana kawannya ini berduka cita atas meninggalnya friend facebook aku ini... Innalillahi wa inna ilaihi rojiun...Allahumaghfirlaha warhamha waafihi wa'fuanha..
Seketika pikiranku teringat pada suatu waktu, dimana aku pernah ngobrol sama anak ini, namanya Dhini. Aku ngobrol dalam rangka prospek waktu itu, dan dia bilang tertarik dengan bisnisku..dan seperti biasa aku menjelaskan tentang bisnisku itu sementara dia hanya sesekali menjawab. Dan pada akhirnya dia bilang mau gabung.. Lalu aku inbox dia lagi menanyakan kontak/nomor hape yang bisa aku hubungi dan tidak berbalas sampai dengan saat ini...
Karena kenangan itu aku jadi merasa kenal dengan Dhini, padahal tidak. Yang aku tahu dia itu sudah menikah dan punya anak 1 laki-laki seusia anakku yang pertama. Beberapa waktu tidak ada kabarnya di inbox, aku masih sering baca-baca statusnya sehingga tau dia pernah berusaha belajar bikin cookies, mungkin sempat berfikir bahwa dia sedang mencoba mencari penghasilan untuk keluarganya. Sampai suatu saat aku juga tau kalo dia akan berangkat kerja di Hong Kong. Dan aku juga masih ngikutin dimana sia statusnya tentang kerjaannya di sana yang tidak menyenangkan...dan sampailah pagi tadi itu.
Entah kenapa aku jadi ikut sedih.
Mengenai berita tentang kematiannya, kamu bisa membacanya di sini.
Disitu dibilang dia meninggal karena terjatuh dari lantai 11 apartemen dan meninggalkan sepucuk surat yang isinya dia mengakhiri hidupnya karena tekanan pekerjaan.
Aku nggak tau apakah benar dia bunuh diri atau tidak dan aku tidak punya sedikitpun bayangan tentang dia, keluarganya, pekerjaannya, lokasi kerjanya dan sebagainya. Aku cuma ikut sedih membayangkan perasaannya, perasaan suaminya, orang tuanya dan juga anaknya yang menunggu kepulangannya dengan membawa ipad yang pernah dia janjikan ke anaknya...
Sungguh, kematian itu adalah pelajaran yang nyata buat kita
Usia muda tidak berarti kita jauh dari kematian
Badan sehat tidak berarti kita lebih kebal dari maut
Dan sungguh, tidak ada daya dan upaya kecuali hanya dari Allah, Tuhan Semesta Alam..
Astaghfirullah al adzim... Ampuni aku ya Allah..
Aku baca salah satu friend aku di facebook ditag oleh kawannya, dimana kawannya ini berduka cita atas meninggalnya friend facebook aku ini... Innalillahi wa inna ilaihi rojiun...Allahumaghfirlaha warhamha waafihi wa'fuanha..
Seketika pikiranku teringat pada suatu waktu, dimana aku pernah ngobrol sama anak ini, namanya Dhini. Aku ngobrol dalam rangka prospek waktu itu, dan dia bilang tertarik dengan bisnisku..dan seperti biasa aku menjelaskan tentang bisnisku itu sementara dia hanya sesekali menjawab. Dan pada akhirnya dia bilang mau gabung.. Lalu aku inbox dia lagi menanyakan kontak/nomor hape yang bisa aku hubungi dan tidak berbalas sampai dengan saat ini...
Karena kenangan itu aku jadi merasa kenal dengan Dhini, padahal tidak. Yang aku tahu dia itu sudah menikah dan punya anak 1 laki-laki seusia anakku yang pertama. Beberapa waktu tidak ada kabarnya di inbox, aku masih sering baca-baca statusnya sehingga tau dia pernah berusaha belajar bikin cookies, mungkin sempat berfikir bahwa dia sedang mencoba mencari penghasilan untuk keluarganya. Sampai suatu saat aku juga tau kalo dia akan berangkat kerja di Hong Kong. Dan aku juga masih ngikutin dimana sia statusnya tentang kerjaannya di sana yang tidak menyenangkan...dan sampailah pagi tadi itu.
Entah kenapa aku jadi ikut sedih.
Mengenai berita tentang kematiannya, kamu bisa membacanya di sini.
Disitu dibilang dia meninggal karena terjatuh dari lantai 11 apartemen dan meninggalkan sepucuk surat yang isinya dia mengakhiri hidupnya karena tekanan pekerjaan.
Aku nggak tau apakah benar dia bunuh diri atau tidak dan aku tidak punya sedikitpun bayangan tentang dia, keluarganya, pekerjaannya, lokasi kerjanya dan sebagainya. Aku cuma ikut sedih membayangkan perasaannya, perasaan suaminya, orang tuanya dan juga anaknya yang menunggu kepulangannya dengan membawa ipad yang pernah dia janjikan ke anaknya...
Sungguh, kematian itu adalah pelajaran yang nyata buat kita
Usia muda tidak berarti kita jauh dari kematian
Badan sehat tidak berarti kita lebih kebal dari maut
Dan sungguh, tidak ada daya dan upaya kecuali hanya dari Allah, Tuhan Semesta Alam..
Astaghfirullah al adzim... Ampuni aku ya Allah..
Subscribe to:
Posts (Atom)







