Terhitung mulai hari ini, Selasa tanggal 18 November 2014 pukul 00.00, harga BBM di Indonesia mengalami kenaikan dengan rincian sebagai berikut :
- Harga premium naik Rp 2.000 menjadi Rp 8.500 per liter.
- Harga solar menjadi Rp 7.500 per liter dari sebelumnya Rp 5.500 per liter
Dengan adanya kenaikan harga BBM ini, menurut Menteri Keuangan yang baru akan
menghasilkan penghematan anggaran hingga Rp 120 triliun mulai 2015. Saya kurang paham nih di kata-kata mulai 2015-nya, kan naiknya mulai November 2014 ya,,hehe.(sumber)
Adapun alasan kenaikan harga ini, katanya karena selama lima tahun terakhir, pembangunan
infrastruktur dan kesehatan sangat minim akibat uang negara lebih banyak
dipakai untuk subsidi BBM. (sumber).
Dengan adanya kenaikan harga BBM ini, tentunya akan berdampak pada kenaikan harga-harga barang dan jasa yang kita gunakan sehari-hari. Ini dijelaskan oleh Menteri Keuangan sebagai berikut :
"Perkiraan awal, dengan kenaikan (harga) Rp 2.000, perkiraan tambahan inflasi 2014 ada di kisaran 2 persen. Kalau baseline
(inflasi dalam asumsi makro APBN) 5,3 persen, (akan naik) jadi 7,3
persen untuk (akhir) 2014," ujar Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro,
Kamis malam.
Bambang memperkirakan dampak kenaikan harga BBM
terhadap inflasi ini sudah akan teredam dalam waktu dua bulan. Namun,
dia memastikan kenaikan harga pun akan sangat membantu mengatasi defisit
neraca berjalan.
Bila dalam asumsi makro APBN 2015 disebutkan,
target defisit neraca berjalan di kisaran 2,2 persen, kenaikan harga BBM
bersubsidi ini diperkirakan bisa menekan target itu. "Jadi turun di
bawah 2,2, persen," ujar Bambang sembari menyebutkan kenaikan harga akan
menghemat subsidi sebesar Rp 100 triliun. (sumber )
Selain itu, katanya Pak Jokowi, dari pengalihan subsidi BBM tersebut maka terbitlah 3 kartu sakti : Jreng jreeeeeeenggg!!
"Untuk rakyat tidak mampu, disiapkan
perlindungan sosial berupa paket Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu
Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar," ujar Jokowi, dalam
konferensi pers di Istana Negara, Senin malam. (sumber)
Oke itu saya dapat dari mebaca berita di media-media ya. Saya berdoa semoga efek yang diharapkan tersebut akan benar-benar berhasil dan tiga kartu sakti tersebut bisa membawa perubahan yang lebih baik, manjadikan rakyat Indonesia menjadi keluarga yang lebih sejahtera, lebih sehat dan lebih pintar. Amiin
Dan ketika kita browsing lagi mengenai kenaikan harga BBM, seperti biasa yang akan kita temukan adalah opini-opini masyarakat. Ada yang setuju dan ada yang tidak setuju. Dengan alasannya masing-masing. Dan biasanya ini oleh beberapa pihak akan dikait-kaitkan dengan "pendukung" dan "bukan pendukung". Dan bagi pendukung atau bukan pendukung, saya hanya melihat satu hal, yaitu mereka tinggal di negara yang sama yaitu Indonesia :)
Baiklah, sampailah kita pada pertanyaan paling pokok dalam posting kali ini, Aku Kudu Piye?
Bagi saya, kenaikan harga BBM, atau saya sebenarnya lebih suka menyebutnya dengan "pencabutan subsidi BBM" ini akan memberikan dampak langsung yaitu kenaikan biaya transportasi saya dan suami ke kantor. Biasanya kami isi bensin full tangki 22 ribu untuk 5 kali perjalanan (pakai sepeda motor Revo boncengan berdua), sekarang tinggal dihitung aja deh,,hehe.
Dampak agak langsung lainnya akan muncul ketika harga barang-barang juga ikut naik. Artinya biaya makan sehari-hari kami juga akan mengalami kenaikan. Yang ini susah ngitungnya, nanti aja seiring waktu berjalan juga akan "berasa".
Dan inilah yang harus kami pikirkan. Kudu piye?
Dengan penghasilan yang tidak mengalami perubahan, yang bisa kami lakukan adalah melakukan penghematan lebih ketat. Kenapa lebih ketat? Karena sebelum subsidi dicabut pun kami sudah berhemat,,hehehehe.
Hal kedua yang harus kami lakukan adalah memperbanyak bersyukur. Iya, bersyukur, bukan mengeluh atau malah berantem ikut salah satu kubu antara pendukung dan bukan pendukung Pak Jokowi. Udah ga jaman dan menurut saya itu mubadzir.
Dengan memperbanyak syukur, yakinlah Allah akan menambah nikmat-Nya yang diberikan kepada kita. Dan nikmat Allah itu adalah hak Allah, tidak ada yang bisa menghalangi sampainya nikmat Allah kepada kita jika Allah menghendaki. :)
Bisa jadi salah satu bentuk nikmat yang diberikan adalah naiknya penghasilan keluarga kami kan? Amiiin :D
Memang menjadi sifat dasar manusia itu tukang berkeluh kesah, akan tetapi, jika itu tidak baik apakah layak kita terus lakukan? Saya kira tidak.
Ingatlah bahwa ujian yang diberikan Allah adalah sesuai kemampuan hamba-Nya. :) Daripada BBM ga dibales kan?
*semua gambar dari google
Tuesday, 18 November 2014
Monday, 17 November 2014
Resep Tahu Isi Super Praktis Hampir Instan
Sabtu pagi. Tukang tahu datang dan manggil-manggil. Oke gue beli semua jenis dagangannya, tempe sepapan, tahu pong 10 biji, tahu goreng segitiga 10 biji, tahu bandung kuning 10 potong. Banyak amat? Iyelah buat dimasak besoknya juga,,hihihihi
Pagi goreng tempe, bikin sayur bening bayem sama tahu kecap (tahu goreng segitiga). Siangnya bingung nyari cemilan. Trus inget ada tahu pong juga di kulkas. Aha!! Bikin deh tahu isi super praktis (tapi ga sehat),,hihihi.
Cus aja nih resepnya :
Bahan :
- Tahu Pong 10 biji
- Indomie/Bihun goreng 2 bungkus
- Tepung Bumbu buat Fried Chicken :)
- Air untuk membuat adonan tepung
- Minyak untuk menggoreng
Cara :
Bikin mie/bihun goreng seperti biasa. Ga bisa? Baca petunjuk di bungkusnya deh..
Masukkan mie/bihun goreng ke dalam tahu
Bikin adonan bumbu, jangan terlalu encer, biar nempel ke tahunya.
Panaskan minyak goreng.
Celupkan tahu yang sudah diisi ke dalam minyak panas.
Goreng sampai kecoklatan.
Angkat, sajikan :)
Hhhhhmmmm,,,yummy,,,cocol deh pake saos sambel. Enak dimakan anget-anget pas lagi hujan,,,
*gambar dari sini
Pagi goreng tempe, bikin sayur bening bayem sama tahu kecap (tahu goreng segitiga). Siangnya bingung nyari cemilan. Trus inget ada tahu pong juga di kulkas. Aha!! Bikin deh tahu isi super praktis (tapi ga sehat),,hihihi.
Cus aja nih resepnya :
Bahan :
- Tahu Pong 10 biji
- Indomie/Bihun goreng 2 bungkus
- Tepung Bumbu buat Fried Chicken :)
- Air untuk membuat adonan tepung
- Minyak untuk menggoreng
Cara :
Bikin mie/bihun goreng seperti biasa. Ga bisa? Baca petunjuk di bungkusnya deh..
Masukkan mie/bihun goreng ke dalam tahu
Bikin adonan bumbu, jangan terlalu encer, biar nempel ke tahunya.
Panaskan minyak goreng.
Celupkan tahu yang sudah diisi ke dalam minyak panas.
Goreng sampai kecoklatan.
Angkat, sajikan :)
Hhhhhmmmm,,,yummy,,,cocol deh pake saos sambel. Enak dimakan anget-anget pas lagi hujan,,,
*gambar dari sini
Friday, 14 November 2014
Resep Mie Goreng Praktis
Pengen makan mie goreng tapi ga mau makan mie instan? Mau bikin mie goreng sendiri pakai mie telur tapi males ribet?
Berdasarkan pengalaman saya, inilah resep mie goreng ideal ala saya. Belum pernah gagal! Oke sila dicek :
Bahan :
- Mie telur (biasanya saya pakai merek 2 Ayam) satu bungkus
- Air putih secukupnya
- Minyak goreng untuk menumis
Bumbu halus :
- Bawang Merah 4 butir
- Bawang putih 3 siung
- Lada kira-kira 15 butirlah,,,
Haluskan.
Bumbu tambahan :
- Garam setengah sendok teh
- Kecap kira-kira 5 sendok makan
Cara :
Didihkan air. Masukkan mie ke dalam air mendidih. Masak sampai mie setengah lunak. Angkat tiriskan.
Panaskan 3 sdm minyak goreng atau sesuai selera. Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan setengah gelas air, didihkan. Masukkan mie garam dan kecap. Aduk-aduk sampai mie kering.
Siap disajikan.
Note : Kalo pingin ditambah sayuran or bakso or ayam suwir, tinggal masukkan aja. Kapan? Terserah!
Sesimpel itu.
Selamat mencoba.
Berdasarkan pengalaman saya, inilah resep mie goreng ideal ala saya. Belum pernah gagal! Oke sila dicek :
Bahan :
- Mie telur (biasanya saya pakai merek 2 Ayam) satu bungkus
- Air putih secukupnya
- Minyak goreng untuk menumis
Bumbu halus :
- Bawang Merah 4 butir
- Bawang putih 3 siung
- Lada kira-kira 15 butirlah,,,
Haluskan.
Bumbu tambahan :
- Garam setengah sendok teh
- Kecap kira-kira 5 sendok makan
Cara :
Didihkan air. Masukkan mie ke dalam air mendidih. Masak sampai mie setengah lunak. Angkat tiriskan.
Panaskan 3 sdm minyak goreng atau sesuai selera. Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan setengah gelas air, didihkan. Masukkan mie garam dan kecap. Aduk-aduk sampai mie kering.
Siap disajikan.
Note : Kalo pingin ditambah sayuran or bakso or ayam suwir, tinggal masukkan aja. Kapan? Terserah!
Sesimpel itu.
Selamat mencoba.
Thursday, 13 November 2014
Resep Ayam Ungkep Praktis dan Gampang
Sebagai mamak-mamak rempong, kita harus bisa membuat ayam ungkep sendiri. Kenapa? Karena ayam ungkep ini sangat membantu kita ketika butuh memasak dengan waktu yang singkat. Ayam ungkep bisa diolah lagi menjadi aneka macam masakan ayam dalam waktu singkat karena ayam tersebut sudah matang. So, jangan lewatkan resep berikut ini :
Bahan :
- Ayam, terserah mau berapa ekor, potong2 sesuai selera. Cuci, tiriskan.
Bumbu :
- Bawang Putih
- Bawang Merah
- Ketumbar
- Kunyit
- Garam
Semua takaran disesuaikan dengan banyaknya ayam. Cara mengira-ngiranya adalah dengan membayangkan bagaimana caranya supaya gilingan bumbu ini bisa merata dengan porsi yang tepat ketika dibalur-balurkan ke ayam dan berasa asin.
Cara :
Haluskan semua bumbu dengan ulekan. Jika sudah halus. Balurkan atau campurkan dengan ayam di wajan besar. Aduk-aduk aja sampai rata betul. Diamkan 1-2 jam.
Panaskan wajan dan tambahkan air secukupnya, sampai ayam terlihat seperti tumisan. Tutup. Aduk-aduk 10 menit sekali. Jika air sudah menyusut, matikan kompor. Jika ayam sudah dingin, masukkan ke kulkas. Siap digunakan. :)
Gampang bukan? Yuk bikin...
*gambar dari google
Bahan :
- Ayam, terserah mau berapa ekor, potong2 sesuai selera. Cuci, tiriskan.
Bumbu :
- Bawang Putih
- Bawang Merah
- Ketumbar
- Kunyit
- Garam
Semua takaran disesuaikan dengan banyaknya ayam. Cara mengira-ngiranya adalah dengan membayangkan bagaimana caranya supaya gilingan bumbu ini bisa merata dengan porsi yang tepat ketika dibalur-balurkan ke ayam dan berasa asin.
Cara :
Haluskan semua bumbu dengan ulekan. Jika sudah halus. Balurkan atau campurkan dengan ayam di wajan besar. Aduk-aduk aja sampai rata betul. Diamkan 1-2 jam.
Panaskan wajan dan tambahkan air secukupnya, sampai ayam terlihat seperti tumisan. Tutup. Aduk-aduk 10 menit sekali. Jika air sudah menyusut, matikan kompor. Jika ayam sudah dingin, masukkan ke kulkas. Siap digunakan. :)
Gampang bukan? Yuk bikin...
*gambar dari google
Mencuci dan Mensterilkan Botol ASI
Seluruh peralatan tempur saya dalam memberikan ASI untuk anak saya harus kudu wajib dijaga kebersihannya. Ada dua hal yang kudu wajib dilakukan yaitu pencucian dan yang kedua pensterilan.
Pencucian. Saya mencuci semua peralatan tempur mulai dari pompa ASI, botol penyimpan ASIP, botol saji dan juga dot dengan cairan pencuci khusus untuk peralatan bayi. Ada banyak merek sih, tapi saya paling suka sama yang mereknya Sleek :)
Yang kedua penstrerilan. Ada banyak cara sih buat sterilisasi barang-barang ini, bisa dengan cara perebusan, menggunakan sterilizer atau dengan cairan pensteril. Saya sendiri lebih suka dan merasa lebih afdhal ketika sterilisasi ini dilakukan dengan cara perebusan. Jadi setelah semuanya dicuci, saya mendidihkan air sepanci. Setelah air mendidih, saya kecilkan api hingga kecil sekali, lalu saya masukkan semua barang-barang ini ke dalamnya. Tutup panci. Tiga menit kemudian saya matikan api dan angkat semua barang-barang ini.
Airnya dibuang? Ya boleh. Kalo saya sih airnya saya masukkan termos, buat nantinya dipakai untuk menghangatkan ASIP ketika akan disajikan. :) *upaya menghemat gas
Males cuci rebus?
Untuk mengurangi barang yang harus dicuci dan direbus, hal pertama yang harus disiapkan adalah uang tambahan. Lho kok?
Iya, siapkan uang tambahan untuk teman-teman membeli plastik penyimpan ASIP. Setelah selesai pakai, plastik ini langsung buang, ga perlu cuci dan rebus. Hehehehe.
Pencucian. Saya mencuci semua peralatan tempur mulai dari pompa ASI, botol penyimpan ASIP, botol saji dan juga dot dengan cairan pencuci khusus untuk peralatan bayi. Ada banyak merek sih, tapi saya paling suka sama yang mereknya Sleek :)
Yang kedua penstrerilan. Ada banyak cara sih buat sterilisasi barang-barang ini, bisa dengan cara perebusan, menggunakan sterilizer atau dengan cairan pensteril. Saya sendiri lebih suka dan merasa lebih afdhal ketika sterilisasi ini dilakukan dengan cara perebusan. Jadi setelah semuanya dicuci, saya mendidihkan air sepanci. Setelah air mendidih, saya kecilkan api hingga kecil sekali, lalu saya masukkan semua barang-barang ini ke dalamnya. Tutup panci. Tiga menit kemudian saya matikan api dan angkat semua barang-barang ini.
Airnya dibuang? Ya boleh. Kalo saya sih airnya saya masukkan termos, buat nantinya dipakai untuk menghangatkan ASIP ketika akan disajikan. :) *upaya menghemat gas
Males cuci rebus?
Untuk mengurangi barang yang harus dicuci dan direbus, hal pertama yang harus disiapkan adalah uang tambahan. Lho kok?
Iya, siapkan uang tambahan untuk teman-teman membeli plastik penyimpan ASIP. Setelah selesai pakai, plastik ini langsung buang, ga perlu cuci dan rebus. Hehehehe.
Manajemen ASIP Ala Saya
Sebagai seorang ibu yang bekerja 12 jam di luar rumah dan ingin tetap memberikan ASI untuk anak, saya selalu menyempatkan diri untuk memompa ASI setiap hari di kantor.
Dari awal hamil anak pertama, saya mulai cari-cari ilmu per-ASI-an ini. Mulai gimana cara memerahnya, gimana cara menyimpannya, gimana cara menyajikannya, dll, dsb. Dan akhirnya agak-agak bingung karena banyak versinya. Gyahahahaha,,biasa, ibu baru itu kepo, dan suka takut bereksperimen sendiri.
Akhirnya saya pakai versi apa yang ada di ingatan saya plus belajar dari pengalaman. Learning by doing gitu deh ceritanya.
Dan di sini saya akan menuliskan apa yang selama ini saya lakukan. Sila dicek nyak :
1. Bagaimana memerahnya?
Saya memerah ASI menggunakan pompa ASI. Banyak sekali jenis pompa ASI tersedia sekarang. Mulai yang manual dengan harga murah, hingga yang elektrik plus dengan harga yang sepadan. Hehehe. Saya sendiri sejak kelahiran anak pertama saya di tahun 2011, sampai saat ini (anak kedua) masih setia menggunakan pompa ASI manual merek Pigeon.
Bagi yang suka memerah langsung menggunakan tangan, bisa juga kok. Silahkan browsing aja caranya, insyaallah banyak yang mengupasnya dan menuliskannya di internet :)
2. Bagaimana menyimpannya?
Saya biasa menyimpan ASI dalam botol-botol kaca kemudian ditaruh di kulkas atau di freezer. Tergantung kapan ASI itu akan diberikan. Kalo kiranya bakalan lama diberikannya, saya taruh di freezer. Kalo beberapa hari ke depan akan diberikan ya saya simpannya di kulkas bawah.
Tentu saja saya jadi menjaga isi kulkas, hehe, takut terkontaminasi. Nah dulu ada nih teman saya, karena naruhnya di kulkas kantor, yang kita tidak bisa mengatur apa aja yang boleh masuk, dia menyiasatinya dengan terlebih dahulu membungkus botol penyimpan ASI dengan plastik sebelum ditaruh di kulkas. :)
Saya biasanya mengisi botol-botol ini dengan isi 100 ml, karena memang anak saya sekali minumnya segitu. Untuk bayi yang baru lahir, biasanya isi botolnya sekitar 40-60 ml. Sesuaikan kebutuhan sekali minum bayinya aja, fleksibel.
3. Bagaimana menyajikannya?
Untuk menyajikan ASIP beku, saya merendam botol-botol berisi ASIP beku tersebut dengan air biasa sampai ASIP tersebut cair. Jika akan langsung diberikan, setelah cair ASIP tersebut saya hangatkan. Caranya air rendaman saya ganti dengan air hangat sampai ASIP tersebut menjadi hangat. Setelah hangat, tuang ke botol saji.
Jika tidak akan langsung diberikan, ketika sudah cair tapi masih ada sedikit es batunya, saya ambil botol berisi ASIP tersebut lalu saya letakkan di kulkas bawah. Dan saya akan menghangatkannya nanti ketika akan diberikan.
Mudah bukan? Tidak ribet sama sekali. Percaya deh sama saya, yang sudah mempraktekkannya hampir 4 tahun ini :)
Happy pumping!!
Dari awal hamil anak pertama, saya mulai cari-cari ilmu per-ASI-an ini. Mulai gimana cara memerahnya, gimana cara menyimpannya, gimana cara menyajikannya, dll, dsb. Dan akhirnya agak-agak bingung karena banyak versinya. Gyahahahaha,,biasa, ibu baru itu kepo, dan suka takut bereksperimen sendiri.
Akhirnya saya pakai versi apa yang ada di ingatan saya plus belajar dari pengalaman. Learning by doing gitu deh ceritanya.
Dan di sini saya akan menuliskan apa yang selama ini saya lakukan. Sila dicek nyak :
1. Bagaimana memerahnya?
Saya memerah ASI menggunakan pompa ASI. Banyak sekali jenis pompa ASI tersedia sekarang. Mulai yang manual dengan harga murah, hingga yang elektrik plus dengan harga yang sepadan. Hehehe. Saya sendiri sejak kelahiran anak pertama saya di tahun 2011, sampai saat ini (anak kedua) masih setia menggunakan pompa ASI manual merek Pigeon.
Bagi yang suka memerah langsung menggunakan tangan, bisa juga kok. Silahkan browsing aja caranya, insyaallah banyak yang mengupasnya dan menuliskannya di internet :)
2. Bagaimana menyimpannya?
Saya biasa menyimpan ASI dalam botol-botol kaca kemudian ditaruh di kulkas atau di freezer. Tergantung kapan ASI itu akan diberikan. Kalo kiranya bakalan lama diberikannya, saya taruh di freezer. Kalo beberapa hari ke depan akan diberikan ya saya simpannya di kulkas bawah.
Tentu saja saya jadi menjaga isi kulkas, hehe, takut terkontaminasi. Nah dulu ada nih teman saya, karena naruhnya di kulkas kantor, yang kita tidak bisa mengatur apa aja yang boleh masuk, dia menyiasatinya dengan terlebih dahulu membungkus botol penyimpan ASI dengan plastik sebelum ditaruh di kulkas. :)
Saya biasanya mengisi botol-botol ini dengan isi 100 ml, karena memang anak saya sekali minumnya segitu. Untuk bayi yang baru lahir, biasanya isi botolnya sekitar 40-60 ml. Sesuaikan kebutuhan sekali minum bayinya aja, fleksibel.
3. Bagaimana menyajikannya?
Untuk menyajikan ASIP beku, saya merendam botol-botol berisi ASIP beku tersebut dengan air biasa sampai ASIP tersebut cair. Jika akan langsung diberikan, setelah cair ASIP tersebut saya hangatkan. Caranya air rendaman saya ganti dengan air hangat sampai ASIP tersebut menjadi hangat. Setelah hangat, tuang ke botol saji.
Jika tidak akan langsung diberikan, ketika sudah cair tapi masih ada sedikit es batunya, saya ambil botol berisi ASIP tersebut lalu saya letakkan di kulkas bawah. Dan saya akan menghangatkannya nanti ketika akan diberikan.
Mudah bukan? Tidak ribet sama sekali. Percaya deh sama saya, yang sudah mempraktekkannya hampir 4 tahun ini :)
Happy pumping!!
Kegiatan Sehari-Hari
Selamat siang semuanyah...
Kali ini saya akan menceritakan kegiatan saya sehari-harinya #macempenting. Hehe. Langsung cus saja ya, inilah daftar kegiatan saya setiap hari :
Catatan : Kalo males ga usah dibaca. Langsung tutup ajah,, :D
Adzan subuh : Bangun, blablabla lalu sholat subuh
Selesai sholat subuh : Masak buat makanan anak-anak dan si mbak di rumah juga buat bekel saya ke kantor. Diselingi beresin kamar dan tempat tidur, ngajak bermain anak-anak, bikin susu anak, dll, dsb. Membutuhkan keahlian multitasking yang sangat canggih. Ciyus.
06.00 : Warning agak kegiatan memasak segera dihentikan.
06.10 : Menyiapkan perlengkapan laktasi dan bekal ke kantor. Diselingi beresin kamar dan tempat tidur, ngajak bermain anak-anak, bikin susu anak, dll, dsb. Membutuhkan keahlian multitasking yang sangat canggih. Ciyus.
06.15 : Mandi dan siap-siap ke kantor. Diselingi beresin kamar dan tempat tidur, ngajak bermain anak-anak, bikin susu anak, dll, dsb. Membutuhkan keahlian multitasking yang sangat canggih. Ciyus.
06.30 : Berangkat kerja
17.30 : Persiapan pulang ke rumah
18.30 : Sampai di rumah disambut anak-anak. Wudhu, sholat magrib.
18.45 : Menyiapkan makan malam buat saya dan suami
19.00 : Makan malam sambil menemani anak-anak bermain dan belajar (mirip bobo)
20.00 : Mulai menyuruh anak-anak untuk tidur. Gagal.
20.30 : Kembali menyuruh anak-anak untuk tidur. Gagal. Baru satu yang akhirnya mau tidur.
21.00 : Biasanya anak-anak keduanya sudah tidur semua.
21.05 : Sholat Isya lalu tidur.
Sekitar jam 11 : Anak kedua bangun minta nenen.
Sekitar jam 1 : Anak pertama bangun minta susu dan anak kedua minta nenen
Sekitar jam 2 lebih : Anak kedua bangun minta nenen lagi
Sekitar jam 4 : Anak kedua bangun lagi minta nenen
Kira-kira seperti itu kegiatan setiap harinya setiap hari Senin sampai hari Jumat. Hari Sabtu? Hari Sabtu saatnya bangun siang. Habis subuh cus tidur lagi. Pukul 08.00 baru beranjak bangun. Hihihihihi. Setelah itu terserahlah suka-suka. Masak boleh ga masak gapapa. Tidur seharian juga boleh,,,dah pokoknya bebas sampai hari berganti menjadi Senin lagi.
Yang pasti weekend ada satu jadwal yang ga boleh ketinggalan yaitu : Belanja Mingguan. Isinya belanja sayuran, ayam, telur, sabun-sabun pembersih, dll yang perlu dibeli.
Sekian.
Kali ini saya akan menceritakan kegiatan saya sehari-harinya #macempenting. Hehe. Langsung cus saja ya, inilah daftar kegiatan saya setiap hari :
Catatan : Kalo males ga usah dibaca. Langsung tutup ajah,, :D
Adzan subuh : Bangun, blablabla lalu sholat subuh
Selesai sholat subuh : Masak buat makanan anak-anak dan si mbak di rumah juga buat bekel saya ke kantor. Diselingi beresin kamar dan tempat tidur, ngajak bermain anak-anak, bikin susu anak, dll, dsb. Membutuhkan keahlian multitasking yang sangat canggih. Ciyus.
06.00 : Warning agak kegiatan memasak segera dihentikan.
06.10 : Menyiapkan perlengkapan laktasi dan bekal ke kantor. Diselingi beresin kamar dan tempat tidur, ngajak bermain anak-anak, bikin susu anak, dll, dsb. Membutuhkan keahlian multitasking yang sangat canggih. Ciyus.
06.15 : Mandi dan siap-siap ke kantor. Diselingi beresin kamar dan tempat tidur, ngajak bermain anak-anak, bikin susu anak, dll, dsb. Membutuhkan keahlian multitasking yang sangat canggih. Ciyus.
06.30 : Berangkat kerja
17.30 : Persiapan pulang ke rumah
18.30 : Sampai di rumah disambut anak-anak. Wudhu, sholat magrib.
18.45 : Menyiapkan makan malam buat saya dan suami
19.00 : Makan malam sambil menemani anak-anak bermain dan belajar (mirip bobo)
20.00 : Mulai menyuruh anak-anak untuk tidur. Gagal.
20.30 : Kembali menyuruh anak-anak untuk tidur. Gagal. Baru satu yang akhirnya mau tidur.
21.00 : Biasanya anak-anak keduanya sudah tidur semua.
21.05 : Sholat Isya lalu tidur.
Sekitar jam 11 : Anak kedua bangun minta nenen.
Sekitar jam 1 : Anak pertama bangun minta susu dan anak kedua minta nenen
Sekitar jam 2 lebih : Anak kedua bangun minta nenen lagi
Sekitar jam 4 : Anak kedua bangun lagi minta nenen
Kira-kira seperti itu kegiatan setiap harinya setiap hari Senin sampai hari Jumat. Hari Sabtu? Hari Sabtu saatnya bangun siang. Habis subuh cus tidur lagi. Pukul 08.00 baru beranjak bangun. Hihihihihi. Setelah itu terserahlah suka-suka. Masak boleh ga masak gapapa. Tidur seharian juga boleh,,,dah pokoknya bebas sampai hari berganti menjadi Senin lagi.
Yang pasti weekend ada satu jadwal yang ga boleh ketinggalan yaitu : Belanja Mingguan. Isinya belanja sayuran, ayam, telur, sabun-sabun pembersih, dll yang perlu dibeli.
Sekian.
Subscribe to:
Posts (Atom)








