Showing posts with label ibu-ibu. Show all posts
Showing posts with label ibu-ibu. Show all posts

Tuesday, 8 April 2014

Tentang Bayi : Fontanela

Ehem!
Tes suara! Tes Tes!

Kali ini gue akan memposting sesuatu yang penting. Apakah itu? Itu adalah sebuah informasi mengenai bayi. Mungkin memang ga terlalu urgen, tapi bisa menambah pengetahuan teman-teman semua insyaallah.

Fontanela. Yang gue tulis di judul tuh. Apaan tuh?

Gue juga baru tau kalo di ubun-ubun (puncak kepala bayi) itu ada lubangnya. Enelan,,, gue baru tau pas punya anak,,,wkwkwkwk, parah. Dan gue sering ketakutan kalo ngeliat "lubang" itu berdenyut2. Gue takut anak gue kenapa-kenapa. Dan akhirnya gue tau itu apaan. Yes, itulah yang namanya Fontanela.
Sumber gambar dari sini
Mungkin info ini akan bermanfaat juga buat teman-teman ya.. Silahkan dibaca dengan saksama :

"Saya gugup sekali jika menangani kepala bayi saya-bagian yang lunak itu sepertinya peka sekali. Kadang-kadang mereka terlihat berdenyut, ngeri saya melihatnya"

"Bagian yang lunak" itu sebenarnya ada dua, dan mereka disebut fontanela. Mereka lebih keras daripada kelihatannya. Membran yang kuat yang menutupi fontanela mampu melindungi kepala bayi yang baru lahir dari tusukan jari kakaknya yang ingin tahu, apalagi dari penanganan sehari-hari.

Pembukaan di tulang tengkorak ini, dimana tulang-tulangnya belum berkembang dan saling menutup dirancang untuk alasan penting. Selama kelahiran, mereka memungkinkan kepala janin 'dibentuk' untuk melewati jalan lahir, yang tidak akan mungkin dapat dilewati oleh kepala yang sudah padat. Kemudian, mereka memungkinkan otak untuk berkembang dengan pesat selama tahun pertama.

Yang terbesar dari dua pembukaan ini adalah fontanela anterior (fontanela depan), terletak di puncak kepala bayi, mempunyai bentuk  belah ketupat dan dapat selebar 5 cm. Ia akan mulai menutup ketika bayi berusia 6 bulan dan biasanya tertutup penuh pada usia 18 bulan.

Fontanela biasanya tampak datar, meskipun akan menonjol sedikit ketika menangis, dan jika rambut bayinya sedikit dan pirang, denyut otak dapat terlihat melaluinya.

Fontanela anterior yang melesak ke bawah biasanya merupakan tanda dari dehidrasi (kekurangan cairan), dan ini merupakan peringatan bahwa bayi harus segera diberi cairan. Segera beritahu dokter jika terdapat gejala ini. Fontanela yang menonjol terus menunjukkan adanya peningkatan tekanan di dalam kepala, hal ini juga membutuhkan perhatian medis yang segera.

Fontanela posterior, sebuah pembukaan berbentuk segitiga yang lebih kecil di arah belakang kepala, berdiameter lebih kecil dari 1,25 cm, biasanya tidak terlalu kelihatan, dan mungkin sulit ditemukan oleh anda. Ia biasanya tertutup penuh pada bulan ketiga.

Tulisan di atas gue kutip dari buku "Bayi Pada Tahun Pertama : Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan"

Thanks to Tya yang telah memberikan semangat gue buat ngisi blog ini lagih..hiks,,,
Iya nih, payah semangatnya cuman di awal2,,hehe

Tuesday, 11 March 2014

Mendadak Tahu (Isi)

Hari Sabtu pagi. Seperti biasa, bangun lebih siang dari hari kerja, bangun tidur langsung masak. Eaaaaaaa

Menu hari ini cukup barang-barang yang ada di kulkas aja. Dan ternyataaaaaaa,,,yang ada di kulkas hanya sayuran dan tempe. Oke, no problem. Jadi menunya : tempe goreng, sambel tempe dan sayur sop. :D

Tiba-tiba, terdengar bunyi klakson tukang tempe langganan. Tempe lagi??????

Yeah, wkwkwkwkwkwk

Jadi, tukang tempe langganan kami akan datang setiap hari Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu. Nah sementara ini, tempe yang dianter hari Selasa dan Kamis belum sempat pun dimasak,,,eh udah Sabtu aja,, :P

Because we love tempe so much,,maka begitu tukang tempe datang, kami membeli tempe (lagi) sepapan dan tahu goreng selusin.

Dalam hati gue mikir, tempe nambah lagi,,,bakal diapain lagi nih? Beklah akhirnya gue putuskan : tempe Selasa dibikin sambel tempe, tempe Kamis digoreng setengah mateng dulu buat dibikin semur hari Minggu besok sekalian sama tahu gorengnya. Tempe yang baru? Buat digoreng, sebab tempe goreng itu, yang enak emang tempe yang masih baru dan bagus Bro...

Lagi udah selesai masak, tiba-tiba si ayah ngomong, "Bikin tahu isi sih, Bun"

Wooooooowwwwwww,,,beklah.

Akhirnya :






Kemudian jadilah : TARAAAAAAAAA !!!


Mau tau resepnya?

Ini diaaa:

Bahan :

Tahu Goreng
Tepung Terigu
Minyak Goreng
Kol
Bawang Merah
Bawang Putih
Ketumbar
Kemiri
Lada
Garam
Air

Cara Membuat :

Buat isi : Iris bawang merah dan bawang putih, rajang tipis kol. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang merah dan bawang putih, begitu harum, masukkan sedikit air. Begitu air mendidih, masukkan kol, kemudian tambahkan lada bubuk dan sedikit garam. Bila perlu tambahkan sedikit gula pasir. Tumis sampai layu. Angkat.

Masukkan isi ke dalam tahu.

Buat adonan kulit : Haluskan bawang putih, ketumbar, kemiri dan garam. Tambahkan air secukupnya, kemudian masukkan terigu sampai kira-kira ketika tahu dicelupin bakalan terbungkus nempel tepungnya.

Celupkan tahu yang sudah diisi ke dalam adonan tepung. Goreng hingga kecoklatan.

Mudah bukan????????

Iya dooonkk,,,gueeeeeeee... :P

Susah buuuuuu,,ga ada takarannyaaa,,,
Emmm,,takarannya ada dua ya teman-teman, pertama KIRA-KIRA saja, kedua ICIP-ICIP dulu sebelum ke langkah berikutnya. :)

Monday, 10 March 2014

My Best Assistant Ever (bener ga sih nulisnya? 0_o)

Hehehe,,mungkin di tulisan-tulisan sebelumnya pernah gue singgung tentang Desi. Who is Desi?

Desi in my best assistant ever,,hohohohoho. Desi adalah teman keluarga kami, dia membantu gue, suami gue dan juga menjadi teman si bocil bocil kalo lagi bermain dan belajar.

Meskipun kadang-kadang suka aneh, tapi dia bisa diandalkan. Sabar banget ngadepin anak-anak (bahkan ketika si Inas mengeluarkan sifat 'cerdas'nya). :)

Pernah si Desi ini memperlihatkan sifatnya yang aneh. Lupa nama barang. Kira-kira begini :

Desi : Bu, itu habis
Gw : Itu apa?
Desi : Itu lho Bu,,,aduh itu lho (sambil garuk-garuk kepala)
Gw : Apaan?
Desi : Itu lho Bu, aduh apa sih ya? (masih sambil garuk-garuk kepala)
Gw : ...........
Desi : Itu lho Buuuuuuuu,,yang warnanya putih...
Gw : Garem?
Desi : Bukan
Gw : Gula?
Desi : Bukan
Gw : Taulah,,,
 Desi : Itu lho Buuu,,,yang dipakai buat bikin nasiii...
Gw : Beras?
Desi : Nah, iya,,,dari tadi mau ngomong beras aja ga bisa terus..
Gw : ........................................................

 Dan itu yang bikin gue hilang capek, hahaha,,soalnya ngakak terus.
Belum kalo lagi belajar berhitung. Wew,,sampai sakit perut gue ketawa,,,


But, terlepas dari itu semua, dia itu baik, sabar dan cerdas dalam hal selain menyebut nama barang, bercerita dan berhitung. Desi pula yang ngajarin Inas berpose ala Cherrybelle dan pose-pose aneh lainnya. Wkwkwkwk. Salut deh pokoknyaaa... *angkat topi.

Jadi, kalo ada yang nanya siapakah Desi,,,She is my best assistant ever! :D

Inas aja bisa nurut tuh dipotoh...

Mulai gatel deh tangannya,, :D

*Semoga Desi tetap kerasan ya bersama kami. Amiiin


Friday, 7 March 2014

Celana Buat Ibu-Ibu

Berperut Gendut

Wkwkwkwkwk,,judul yang aneh.

Jadi begini ceritanya, ketika gue pindah kerja di lantai 1, pas saat itu teman-teman seruangan pada bareng-bareng pesan celana kerja. Gue penasaran dooonnkkk,,dan nanya-nanya sana sini. Alhamdulillah akhirnya gue ga tergoda...

Kemudian ada yang memakai celana hasil beli itu di kantor, dan gue liat, dan gue nyobain make punya temen yang ternyata celana hasil belinya masih ditinggal di kantor. Daann,,,gue tergoda dooonkkk..

Dan akhirnya gue yang jadi koordinator beli bareng-bareng (again) :P

Sebenernya ini bukan celana kerja pada umumnya sih, jadi ini tuh semacam legging tapi bahannya ga kayak legging pada umumnya,, Belibet ngomongnya :D

Penampakannya pun ga kayak legging (kami beli yang model reguler), ada juga sih yang kayak legging (model skinny, tapi gue belom pernah liat). Jadi ketika dipakai ngantor ya kayak pakai celana kantor biasa ciiinn... Asik kan...

Dan yang terpenting buat gue, sebagai ibu2 berperut gendut, adalah bahwa celana ini tidak menekan perut, ga perlu sering2 naikin resleting (you know what i mean :P) dan ga ada bekas celana di perut. Yeyy!!!!

Harganya gimance cin?

Menurut gue yang masih berpikiran baju 100 rebu itu mahal, gue bisa bilang harganya standar cenderung murah, karena nyaman dipakai, jahitannya bagus, dan oke punya deh pokoknya,,,harganya kisaran 100 rebuanlah..lebih2 dikit kalo ukurannya lebih gede dari XL... :D

Kepengen beli juga? Ihiiiiiiiiiii...

Memang deh, bener kata temen gue bahwa gue itu bisa mengeluarkan influence yang besaaaarrrr...

Asek.